Apa Indikasi Finansial Sehat dalam Perusahaan Menurut Broker Asuransi?

Kondisi bisnis sewaktu-waktu bisa berubah, beberapa faktor pengaruhnya mulai dari kemajuan teknologi, daya saing, tren pasar hingga perubahan politik dan ekonomi yang bisa mempengaruhi jalannya bisnis sehingga berdampak pada perusahaan. Dengan fakta dan kondisi tersebut, maka memang sudah sewajarnya jika suatu perusahaan memiliki beberapa informasi fundamental tentang bisnis yang dijalankan. Salah satu cara untuk mengetahui hal tersebut adalah melalui audit, yaitu audit asuransi.

Memahami Audit Asuransi

Audit asuransi adalah cara perusahaan menentukan seberapa besar risiko yang sebenarnya mereka asuransikan selama setahun terakhir. Termasuk menentukan apakah polis asuransi bisnis yang dimiliki menunjukkan tingkat akurat dari risiko perusahaan selama polis asuransi berjalan.

Tujuan utama melakukan audit yakni untuk memberikan opini dan penilaian atas kebenaran penyajian laporan keuangan perusahaan yang tidak memihak atas catatan, proses, dan prosedur perusahaan. Perusahaan bisa saja mengalami perubahan drastis selama setahun penuh. Hasil audit tidak menentukan nilai perusahaan atau tarif pajaknya, tetapi mereka menetapkan tingkat perlindungan dari klaim liabilitas.

Peran Broker Asuransi dalam Audit

Dalam melakukan audit, internal auditor perusahaan pialang asuransi bisa menentukan apakah perusahaan tersebut dalam kategori finansial sehat dan bisa membayarkan premi asuransi secara baik sesuai dengan manfaat polis asuransi yang dimiliki. Trik tersebut merupakan salah satu cara untuk meminimalisir kerugian secara finansial. Hal ini dilakukan untuk menghindari perubahan jalannya bisnis yang dapat berpengaruh terhadap finansial perusahaan, sehingga bisnis perusahaan dapat berjalan dengan lancar dan maksimal.

Audit keuangan oleh broker asuransi profesional dilakukan secara tepat dan cepat. Hal ini dilakukan agar nantinya risiko manajemen keuangan bisa benar-benar sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan profil risiko bisnis.

Manfaat Laporan Audit

Proses audit oleh broker asuransi pada dasarnya untuk memberikan informasi dan penilaian yang tidak memihak atas catatan, proses, dan prosedur perusahaan. Pihak-pihak yang berkepentingan, seperti pemegang saham, calon investor dan pemberi pinjaman, yang mungkin tertarik untuk berinvestasi di perusahaan dengan meninjau laporan auditnya.

Para karyawan nantinya mempelajari laporan audit untuk mendapatkan informasi tentang status keuangan perusahaan terkait dengan upah yang dibayarkan. Perusahaan lain yang berpikir untuk berkolaborasi dengan perusahaan mungkin ingin mengetahui bagaimana cara menjalankan bisnis dan dapat memperoleh informasi dari audit perusahaan yang dilakukan oleh broker asuransi.

Melalui proses yang berjalan, nantinya auditor keuangan memeriksa catatan keuangan dan laporan perusahaan untuk memastikan bahwa laporan tersebut benar dan disusun sesuai dengan aturan dan peraturan akuntansi yang tepat. Mereka melakukan analisa terperinci tentang arus kas masuk dan keluar, jumlah utang perusahaan dan nilai aset perusahaan. Analisa juga dilakukan dengan meninjau nilai sumber daya perusahaan ketika mereka diperoleh, penggunaan optimal dan rincian pajak yang dibayarkan oleh perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *