Kenali Pengertian Iskemia Agar Aman Dari Stroke

Penyakit yang diderita manusia sangat beragam, baik itu penyakit menular maupun tidak. Seiring perkembangan zaman, maka terjadi perubahan pola hidup masyarakat yang dapat mempengaruhi kesehatannya. Dan pada zaman sekarang ini, paling sering ditemukan keluhan penyakit degeneratif yang disebabkan oleh pola hidup masyarakat itu sendiri. Dilansir dari laman Alodokter, penyakit degeneratif disebabkan oleh penurunan kinerja sel-sel tubuh secara bertahap dan berdampak pada organ. Penyakit degeneratif ini tidak berhubungan dengan virus maupun bakteri, namun lebih didominasi oleh gaya hidup dan faktor usia yang semakin dewasa juga dapat menjadi faktor resiko terjadinya penyakit ini.

Umumnya, penyakit degeneratif yang menyerang masyarakat seperti diabetes, kanker, osteoporosis, dan penyakit kardiovaskuler. Penyakit kardiovaskuler ini bisa seperti jantung koroner hingga stroke. Namun, stroke tidak hanya disebabkan oleh adanya penyakit kardiovaskuler ini, bisa jadi itu menjadi salah satu pertanda bahwa Anda mengidap iskemia.

Definisi Iskemia

Secara sederhana, pengertian iskemia adalah keadaan di mana organ atau jaringan tubuh kekurangan suplai oksigen. Sedangkan untuk menunjang kinerja yang optimal, organ tubuh membutuhkan oksigen. Seluruh organ tubuh yang mana pun dapat mengalaminya, dan jika tidak segera mendapatkan penanganan maka akan berujung pada kematian.

Jenis-jenis Iskemia

Dilansir dari Dokter Sehat, terdapat beberapa jenis iskemia seperti iskemia usus, jantung, dan iskemia otak. 

Iskemia usus dapat terjadi jika ada penghambatan pembuluh arteri di usus. Iskemia pada usus dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu iskemia usus akut dan kronis. 

Iskemia jantung dapat terjadi karena kurangnya pasokan darah jantung yang disebabkan adanya hambatan aliran pembuluh arteri dijantung yang terhambat sebagian ataupun total. 

Iskemia pada otak terjadi karena kurangnya pasokan darah maupun oksigen akibat terhambatnya pembuluh arteri di otak, hal ini dapat mengakibatkan kematian sel-sel otak. 

Gejala-gejala Iskemia

Gejala iskemia yang muncul dapat berbeda-beda, tergantung di mana letak iskemia itu terjadi, apakah di jantung, usus, atau di bagian otak.

Gejala yang paling umum dirasakan oleh pengidap iskemia adalah sebagai berikut.

  • Timbulnya tanda-tanda stroke seperti setengah bagian badan melemah atau lumpuh
  • Wajah terlihat tidak simetris
  • Penglihatan mulai terganggu
  • Kehilangan koordinasi tubuh
  • Penurunan kesadaran
  • Luka tidak kunjung sembuh
  • Kuku mulai menghitam
  • Nyeri dada seperti tertekan
  • Detak jantung menjadi lebih cepat
  • Sesak napas
  • Mengeluarkan keringat yang banyak
  • Lemas  
  • Mual dan muntah 

Penyebab Iskemia

Kembali lagi ke pengertian iskemia yaitu kurangnya pasokan oksigen dalam darah merupakan penyebab utama terjadinya iskemia pada seseorang. Namun, tahukah Anda bahwa pasokan oksigen yang masuk ke dalam tubuh juga dapat dipengaruhi oleh pola hidup yang biasa diterapkan dalam keseharian?

Penyebab iskemia sangat sering terjadi akibat aterosklerosis, di mana adanya plak yang menghambat aliran darah. Plak ini biasanya berasal dari lemak sehingga menyumbat pemasokan darah ke jaringan atau organ tubuh. Berdasarkan pengertian iskemia di atas, kita bisa mengetahui gambaran umum penyebab iskemia. Dan hubungannya dengan pola hidup yaitu dipengaruhi oleh kebiasaan seseorang dalam mengonsumsi alkohol, penyalahgunaan NAPZA, kebiasaan merokok, malas untuk berolahraga, atau si penderita memang memiliki riwayat penyakit medis tertentu seperti diabetes, gagal jantung, hipotensi, hipertensi, pembekuan darah, obesitas, dan masih banyak lagi.

Untuk pengobatan dan penegakkan diagnosanya, biasanya dilakukan dengan cara yang berbeda, tergantung di mana letak iskemia itu terjadi. Apakah iskemia itu terjadi di bagian usus, otak, jantung, atau tungkai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *