Ketahanan Sel Hewan Dan Tumbuhan

Fungsi organel lainnya yang tidak kalah penting pada sel hewan adalah sitoplasma yang merupakan cairan sel dan segala sesuatu yang larut didalamnya, kecuali inti sel dan organel. Teridiri dari protein material dan air. Memiliki sifat koloid kompleks yang berarti tidak cair dan tidak padat yang dapat berubah tergantung konsentrasi air. Jika air rendah akan menjadi lembek sedangkan ketika air tinggi akan menjadi encer atau biasa disebut sol. Fungsinya adalah untuk tempat berlangsungnya metabolisme pada sel dan juga sebagai sumber bahan kimia pada sel. Hal lain yang merupakan organel adalah retikulum endoplasma yang merupakan benang – benang terdapat di inti sel. Fungsinya adalah alat transportasi zat dalam sel sendiri, mensitesis lipid dalam sel,  dan membantu dalam detoksifikasi sel – sel berbahaya pada sel dan sebagai sintesa protein.

Beragam organel yang terdapat pada hewan dapat membantu metabolisme yang terdapat pada hewan karena hal tersebut fungsi sitoplasma sangat penting untuk dapat menghidupi hewan. Keberagaman akan membuat Anda akan lebih mudah untuk dapat memilih hewan – hewan yang memiliki metabolisme yang sehat. Beragam organel juga menjadi pertimbangan untuk dapat menggunakan hal tersebut. Terdapat badan golgi pada hewan yang memiliki fungsi membentuk vesikula untuk ekskresi, membentuk membran plasma dan membentuk lisosom.

Hewan memiliki sitoplasma untuk dapat melakukan pengembang biakan. Terdapat perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan merupakan pertanda membedakan atau tanda dalam memebedakan sel hewan dan tumbuhan, selain itu ada pula fungsi dalam organel – organel sel hewan yang merupakan pekerjaan yang dilakukan untuk dapat bekerja secara optimal. Beberapa organel pada sel hewan memiliki fungsi beragam. Membran sel memiliki fungsi untuk melindungi sel, mengatur keluar masuknya zat dan penerima rangsangan dari luar. Mitokondria merupakan organel yang memiliki fungsi untuk menghasilkan energi dalam bentuk ATP dan respirasi seluler. Selain itu juga terdapat mikrofilamen yang terbentuk dari protein aktin dan miosin yang memiliki fungsi untuk pergerakan sel, endositosi dan eksositosis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *